You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Kalurahan Tirtorahayu

Kap. Galur, Kab. Kulon Progo, Prov. DI Yogyakarta
Info

Dukungan Dan Edukasi Oleh Pem. Kal Tirtorahayu Kepada Warga Yang Di Karantina


Dukungan Dan Edukasi Oleh Pem. Kal Tirtorahayu Kepada Warga Yang Di Karantina

Bentuk dukungan dan edukasi oleh Pemerintah Kalurahan Tirtorahayu Kapanewon Galur terus dilakukan, salah satunya kepada warga Potrowangsan Pedukuhan IX  yang di karantina karena terpapar virus Covid 19 yang dilaksanakan pada Kamis (17/12/2020) dengan dipimpin langsung oleh Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kalurahan Tirtorahayu, Bapak Prapta Legawa dengan didampingi oleh anggota BPK, Babinkamtibmas, Babinsa dan Dukuh Potrowangsan Pedukuhan IX. Pada kesempatan ini, Bapak Prapta Legawa mengatakan pemberian dukungan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kalurahan Tirtorahayu karena ada beberapa warga yang terpapar Covid 19. "Sekaligus kami sampaikan untuk warga yang terpapar dan warga sekitar untuk tidak panik dalam menghadapi wabah Covid-19 ini, karena kepanikan hanya akan membuat kekhawatiran menurunkan imunitas kita", imbuh Prapta Legawa.

Menurut Prapta Legawa, pemberian bantuan dan dukungan tersebut merupakan salah satu langkah penguatan ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid-19. Wabah tersebut sudah melanda sejak delapan bulan terakhir. Sebagai upaya mengakhiri pandemi Covid-19, Satgas Penanganan Covid-19 Kalurahan Tirtorahayu mengajak seluruh masyarakat menjadi garda terdepan dengan menerapkan 3 utama yaitu wajib menjaga iman, aman dan imun. Iman dimaknai dengan menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Aman diartikan sebagai kepatuhan totalitas terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang dikenal dengan istilah 3M (memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun). Sedangkan Imun harus dijaga diantaranya dengan mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kesehatan mental, rajin berolahraga, dan beristirahat cukup.

Bapak Prapta Legawa menambahkan pula, dalam konteks aman, perilaku wajib 3M harus menjadi kebiasaan seluruh masyarakat Tirtorahayu, tanpa terkecuali. Masih cukup banyak masyarakat yang enggan melaksanakan 3M secara konsisten. Padahal, kepatuhan terhadap 3M mutlak menjadi prasyarat memutus rantai penularan Covid-19. (red.)

Bagikan artikel ini: