You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Kalurahan Tirtorahayu

Kap. Galur, Kab. Kulon Progo, Prov. DI Yogyakarta
Info

KONDISI UMUM DESA


Wilayah Desa Tirtorahayu merupakan dataran rendah dengan 60% kawasan pertanian dan 40% kawasan pemukiman.  Pembagian wilayah terdiri dari 14 pedukuhan dengan 57 RT dan 28 RW.

Iklim Desa Tirtorahayu adalah kemarau dan penghujan seperti halnya wilayah Kulon Progo lainnya, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam pada lahan perkebunan/pertanian yang ada di Desa Tirtorahayu.

Orbitasi / Jarak Tempuh :

  • 5 km dari Kecamatan dengan waktu tempuh kurang lebih 10 menit
  • 16 km dari Kabupaten dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit
  • 31 km dari Propinsi dengan waktu tempuh kurang lebih 60 menit

Batas Wilayah Desa :

 Letak geografi Desa Tirtorahayu, terletak diantara :

  • Sebelah Utara : Desa Bumirejo Lendah
  • Sebelah Selatan : Desa Karangsewu Galur
  • Sebelah Barat : Desa Kanoman Panjatan
  • Sebelah Timur : Desa Pandowan Galur

Luas Wilayah Desa :

  • Pemukiman : 211,6895 ha
  • Pertanian Sawah : 298,7385 ha
  • Ladang/Tegalan : 000,0522 ha
  • Perkantoran : 1,2300 ha
  • Sekolah : 1,5000 ha
  • Jalan : 4,6000 ha
  • Lapangan Sepak Bola : 1,0925 ha

Pembagian Wilayah  Desa Tirtorahayu terdiri dari 14 pedukuhan dengan 57 RT dan 28 RW, yaitu :

  • Pedukuhan I Sigran : RW. 001 - 002 terdiri dari RT. 001 - 002 - 003 - 004
  • Pedukuhan II Barahan : RW. 003 - 004 terdiri dari RT. 008 - 009 - 005 - 006 - 007
  • Pedukuhan III Pringinan : RW. 005 - 006 terdiri dari RT. 010 - 011 - 012 - 013
  • Pedukuhan IV Jogonalan : RW. 021 - 022 terdiri dari RT. 042 - 043 - 044 - 045
  • Pedukuhan V Pendekan : RW. 007 - 008 terdiri dari RT. 014 - 015 - 016 - 017
  • Pedukuhan VI Kauman : RW. 009 - 010 terdiri dari RT. 018 - 019 - 020 - 021
  • Pedukuhan VII Sorobayan : RW. 011 - 012 terdiri dari RT. 022 - 023 - 024 - 025
  • Pedukuhan VIII Derpoyudan : RW. 013 - 014 terdiri dari RT. 026 - 027 - 028 - 029
  • Pedukuhan IX Potrowangsan : RW. 015 - 016 terdiri dari RT. 030 - 031 - 032 - 033
  • Pedukuhan X Patuk Kidul : RW. 023 - 024 terdiri dari RT. 046 - 047 - 048 - 049
  • Pedukuhan XI Patuk Tengah : RW. 025 - 026 terdiri dari RT. 050 - 051 - 052 - 053
  • Pedukuhan XII Patuk Lor : RW. 027 - 028 terdiri dari RT. 054 - 055 - 056 - 057
  • Pedukuhan XIII Sungapan Lor : RW. 017 - 018 terdiri dari RT. 034 - 035 - 036 - 037
  • Pedukuhan XIV Sungapan Kidul : RW. 019 - 020 terdiri dari RT. 038 - 039 - 040 - 041

Potensi Desa :

Desa Tirtorahayu memiliki berbagai potensi yang cukup baik sebagai sebuah desa. Adapun potensi tersebut terlihat dari Letak/Wilayah, Sumber daya alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), dan infrastruktur.

  • Letak/Wilayah, Desa Tirtorahayu memiliki letak wilayah yang cukup strategis karena dilewati oleh jalan lintas kabupaten yang menghubungkan beberapa kabupaten di D.I. Yogyakarta. Selain menghubungkan antar kabupaten, jalan tersebut juga menjadi jalan utama yang menghubungkan antar kabupaten dari Wates menuju Kabupaten Bantul. Sehingga dengan adanya jalan tersebut bisa menjadi salah satu potensi untuk mengembangkan desa, terutama perekonomian masyarakat.
  • Sumber Daya Alam (SDA), salah satu potensi sumber daya alam di Desa Tirtorahayu adalah di bidang pertanian. Karena sebagian besar wilayah di Desa Tirtorahayu ini digunakan sebagai lahan pertanian swah yang di kelola oleh warga maupun perusahaan swasta. Selain pertanian sawah, juga terdapat beberapa perikanan, peternakan yang dikelola oleh warga, sebagai mata pencaharian mereka. 
  • Sumber Daya Manusia (SDM), berdasarkan data yang dimiliki Pemerintah Desa Tirtorahayu, jumlah warga pada tahun 2020 semester 2 mencapai  7.164 orang yang terbagi menjadi 3.550 orang laki-laki dan 3.614 orang perempuan. Dengan jumlah KK mencapai 2.515 KK. Dari total jumlah penduduk Desa Tirtorahayu, sejumlah 2.057 orang telah mengenyam pendidikan sampai Tingkat SLTA/Sederajat dan selebihnya pada jenjang Diploma, Sarjana Strata 1 dan Strata 2. Angka putus sekolah sangat rendah dan bahkan nyaris tidak ada, hal ini didukung oleh kesadaran orang tua siswa akan pentingnya pendidikan. Pendidikan non formal di Desa Tirtorahayu seperti kegiatan-kegiatan remaja juga berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, seperti majelis zikir, barzanji, yasinan, lomba-lomba keagamaan memperingati Hari Besar Islam dan sejenisnya.
  • Infrastruktur, infrastruktur di Desa Tirtorahayu sudah cukup memadai. Beberapa potensi infrastruktur tersebut dapat dilihat dari sarana dan prasarana yang ada seperti Jalan raya, jalan kebun, sekolah, tempat beribadah, sarana kesehatan, lembaga pemerintahan, dan sarana prasarana lainnya.
Bagikan artikel ini: